Kurikulum

Kurikulum yang digunakan adalah Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).

Kompetensi Utama

Mampu mengembangkan, memecahkan permasalahan, mengelola  pengetahuan, teknologi, dan atau seni di dalam bidang keilmuan, dan praktik profesional arsitektur melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji melalui pendekatan inter atau multidisipliner yang bermanfaat bagi masyarakat dan keilmuan, serta mendapat pengakuan nasional maupun internasional.

Kompetensi Pendukung

Mampu menggunakan dan mengembangkan teori, metode, pelatihan dalam bidang keilmuan dan praktek profesional arsitektur dalam menghasilkan karya inovatif sesuai  dengan kompetensi utama.

Kompetensi Lainnya

Mampu menggunakan media terbaru piranti lunak dan teknologi informasi untuk menyelesaikan masalah-masalah sesuai dengan kompetensi utama dan pendukung.

 

METODE PEMBELAJARAN

Metode pembelajaran dilaksanakan melalui beberapa  variasi, meliputi: kegiatan tatap muka, diskusi, studio, seminar, review/pleno, presentasi, tugas individu dan kelompok. Studi eksekursi atau pengamatan lapangan juga dilakukan untuk menunjang pendalaman dan pemahaman mahasiswa atas gejala/fenomena yang berkembang di lapangan.  Program  Magister Arsitektur juga mengadakan kegiatan mengundang dosen tamu (pakar) dari dalam dan luar negeri untuk memberikan kuliah yang berkaitan dengan berbagai topik mutakhir di dunia arsitektur.